Showing posts with label Misteri. Show all posts
Showing posts with label Misteri. Show all posts

Monday, 15 October 2018

5 Penjara Tersadis dan Paling mematikan di Dunia


Penjara merupakan salah satu cara untuk menahan seseorang yang melakukan tindakan tidak benar atau melawan hukum. Penjara difungsikan untuk membuat seseorang jera dalam melakukan hal yang tidak benar. Namun ada pula beberapa penjara di dunia ini yang terlalu kejam dalam menghukum para tahanannya. Sehingga sering disebut orang-orang sebagai nerakanya dunia. Wow seperti apa penjara-penjara tersebut, yuk simak di bawah ini.

1. Penjara rahasia CIA di Rumania
Badan intelejen Amerika ini dilaporkan menahan sejumlah tersangka terorisme dalam penjara tersebut. Investigasi dilakukan oleh koran Sueddeutsche Zeitung dan jaringan TV Jerman ARD. Dalam laporannya disebutkan sejumlah orang pernah ditahan di penjara rahasia tersebut termasuk Khaled Sheikh Mohammed, yang mengaku merencanakan serangan 9/11. Sebuah investigasi BBC tahun 2010 juga menduga CIA menggunakan penjara rahasia di Polandia tempat Khaled Sheikh Mohammed menjadi korban penyiksaan dengan mekanisme penenggelaman kepala.

2. Kotak Kematian Urga Mongolia
Sebelum tahun 1920, para tahanan Mongolia selalu dihukum brutal hingga ajal menjemputnya. Para tahanan ini ditahan dalam kotak berukuran 1m x 1m. Sangat sempit sekali bahkan untuk bergerakpun tidak bisa apalagi duduk atau berdiri. Dikotak tersebut hanya dibuat lubang untuk ventilasi dan pemberian makan sebesar 6 inchi. Pembersihan kotak tersebut juga hanya dilakukan 1x dalam 2 atau 3 minggu. Betul-betul kejam ya. Bahkan untuk memangkas biaya, jika musim dingin tiba, dengan suhu dibawah 0 derajat celcius, mereka dibiarkan kedinginan hingga mereka meninggal karena tidak tahan.

3. HMS Jersey
Jika penjara kebanyakan adalah bangunan yang berada di darat, lain hal nya dengan HMS Jersey. HMS Jersey merupakan sebuah kapal yang difungsikan sebagai penjara. Penjara mengapung yang sudah ada sejak masa revolusi Amerika ini sudah menampun ribuan tahanan. Diperkirakan didalam ruang kapal tersebut terdapat 15 ribu tahanan. Mereka tinggal didalam kegelapan ruangan kapal yang pengap dan panas. Sehingga tidak ada yang tahu jika ada diantara mereka yang sakit. Mereka hanya bisa diam dan pada akhirnya mati perlahan dimakan hama. Diperkirakan 12.500 orang tewas dalam penjara mengapung tersebut karena dibakar oleh tentara inggris dan sisanya akhirnya dilepaskan.

4. Penjara Holmesburg, Amerika Serikat
Penjara pemerintahan Amerika Serikat ini pertama kali dibangun pada tahun 1896 dan digunakan sampai tahun 1995. Pada akhirnya terungkaplah fakta bahwa penjara ini didirikan bukan agar para tahanan menjadi jera akan segala kelakuan jahat mereka, namun lebih parahnya lagi, para tahanan dijadikan sebagai tikus percobaan oleh pemerintah setempat. Para tahanan tersebut diberikan bahan-bahan kimia berbahaya baik itu disuntikan, kulit mereka dibedah dan dimasukan obat-obatan dan virus berbahaya untuk melihat efek apa yang terjadi terhadap manusia. Banyak sekali korban atas kejadian ini hingga pada akhirnya penjara tersebut ditutup.

5. Penjara Phu Quoc Vietnam
Perang VIetnam memang telah berakhir, namun segala penderitaan masih terngiang jelas di telinga. Jika kamu kebetulan berkunjung ke Vietnam, cobalah datang ke museum penjara Phu Quoc di desa Cay Dua. Museum ini didirikan pemerintah setempat untuk mengingat betapa mengerikan dan kejamnya tentara Perancis dalam menyiksa para tahanan Vietnam. Hukuman teringan dari tentara Perancis tersebut salah satunya dengan mengarahkan cahaya berintentitas sangat tinggi ke mata para tahanan yang menyebabkan buta permanen. Sekitar 4 ribu orang meninggal dalam penjara kematian ini dari total 40 ribu orang tahanan.

Sunday, 14 October 2018

Misteri Segitiga Bermuda Akhirnya Terpecahkan


Sepanjang abad ini misteri segitiga bermuda selalu menimbulkan tanda tanya bagi setiap orang. Banyaknya kendaraan yang selalu hilang saat melewati segitiga bermuda selalu membuat bingung masyarakat dunia. Kawasan yang berbentuk segitiga yang membentang dari Florida, Puerto Rico, dicatat telah memakan korban lebih dari 1000 jiwa, 50 kapal dan 20 pesawat. Dilansir dari laman Rusia Today, kini para peneliti dari Universitas Southampton mengatakan kapal-kapal itu terhisap ke dalam lautan oleh gelombang dahsyat setinggi lebih dari 30 meter. Penjelasan soal itu diungkap dalam sebuah tayangan dokumenter di Channel 5 tentang Misteri Segitiga Bermuda. "Ada badai menuju Utara dan Selatan, yang kemudian bertemu. Kami mengukur ketinggian gelombang ombak bisa mencapai 30 meter. Makin besar kapal maka kerusakan akan makin parah," kata Dr Simon Boxall, ahli kelautan yang memimpin penyelidikan ini kepada The Sun.
Walaupun sudah ada penjelasan mengenai kendaraan yang hilang saat melintasi segitiga bermuda, masih banyak yang percaya bahwa kejadian tersebut merupakan kejadian mistis. Ada juga yang mengungkapkan fakta bahwa di segitiga bermuda sering terjadinya awan-awan yang berkumpul yang sering disebut killer clouds. Killer Clouds berbentuk heksagonal dan besarnya menyamai luas segitiga bermuda, sehingga ilmuan menduga bahwa killer clouds lah penyebab semua kendaraan selama ini menghilang. 
Killer clouds dapat menyebabkan angin mematikan berkecepatan 273,6 km/jam yang mereka deskripsikan sebagai bom udara. Imuwan percaya bahwa ledakan-ledakan brutal udara tersebut lah yang mampu membalik kapal dan bahkan menenggelamkan kendaraan ke dalam laut. Laporan menyebutkan bahwa awan-awan raksasa ini seringkali muncul di atas ujung Barat segitiga Bermuda dan terbentuk sepanjang 32 hingga 89 km. Secara rata-rata, penampilan awan-awan tersebut sangat mengerikan. Gelap, bergelung-gelung dan sering ditandai petir yang menggelegar.
Ada juga teori yang mengatakan ombak besarlah yang menyebabkan kendaraan menghilang. ombak yang pernah tercatat setinggi 18,5 meter tercatat dari Laut Utara melalui citra satelit pada tahun 1995. Ombak besar itu terjadi ketika rangkaian gelombang ombak besar menghantam lautan terbuka. Untuk ombak normal sekitar 12 meter bisa mempunyai kekuatan tenaga tekanan sebesar 8,5 psi. Kapal-kapal modern dirancang untuk mampu bertahan terhadap tekanan sebesar 21 psi, namun gelombang ombak dahsyat itu bisa menghancurkan kapak layaknya berkekuatan 140 psi, cukup untuk menggulingkan kapal paling kokoh sekalipun.
Teori lain mengatakan jika setiap kendaraan yang hilang melewati segitiga bermuda ini masuk kedalam dimensi lain yang berbeda dengan dunia kita. Sering dikabarkan penemuan kapal kapal yang sudah sangat lama dinyatakan hilang namun tiba-tiba terlihat kembali dengan keadaan utuh namun penumpangnya sudah tidak ada. Bahkan sisa-sisa diantara korban pun tidak ada. Aneh kan? kemanakah mereka pergi? Hanya para penumpang yang tahu, yang jelas jangan sekali-kali berkunjung dan bertamasya ke segitiga bermuda hanya karena penasaran akan apa yang terjadi ya. Mungkin seiring waktu berjalan, sebab mengapa setiap kendaraan yang hilang saat melintasi segitiga bermuda dapat ditemukan.

Wednesday, 10 October 2018

Fakta Seramnya Hiu Megalodon yang Akan Membuat Anda Menjadi Ngeri


Siapa yang tidak mengenal hiu, Hewan yang satu ini terkenal karena sifatnya yang sangat buas dan mengerikan. Banyak jenis hiu yang tersebar di lautan salah satunya adalah hiu Megalodon. Siapa yang tidak mengenal hiu Megalodon? Mamalia terbesar sepanjang sejarah yang pernah hidup di muka bumi ini. Hiu Megalodon diperkirakan punah sekitar 2,6 juta tahun yang lalu. Sudah sangat lama betul, sehingga yang bisa saat ini kita lihat dan temukan hanyalah sisa fosilnya saja. Ada beberapa fakta mengerikan yang tetap bertahan hingga saat ini walaupun mamalia tersebut sudah punah. Mungkin juga akan membuat kalian menjadi ngeri untuk membacanya apalagi membayangkannya. Berikut beberapa fakta seputar hiu Megalodon.

1. Gigi Hiu Megalodon bernilai sangat fantastis
Bagi sebagian orang, mengkoleksi benda bersejarah merupakan suatu kesenangan tersendiri, begitu juga dengan gigi Megalodon. Karena merupakan termasuk benda bersejarah yang sangat sulit didapatkan, gigi hiu Megalodon sepanjang 7 inchi utuh dapat dihargakan sebesar 50.000 USD atau jika dirupiahkan sebesar 700 juta rupiah. Waow, harga yang sangat fantastis mengingat ini hanya sekedar gigi dari binatang saja. Betul, harganya bisa dikatakan dapat disamakan dengan hunian bertipe minimalis. Tapi banyak orang rela merogoh kantong mereka demi memiliki gigi hiu Megalodon tersebut untuk dikoleksi. Sehingga gigi hiu Megalodon menjadi buruan banyak orang dari seantero bumi ini.

2. Paus besar salah satu makanan favorit hiu Megalodon
Untuk memenuhi energi hiu Megalodon harus mengkonsumsi makanan dalam jumlah yang sangat besar, tidak heran jika mamalia seperti paus sperma atau paus besar lainnya merupakan incaran hiu Megalodon. Karena selain mereka kurang dalam hal mempertahankan diri, paus juga bertubuh besar yang jika disantap kurang lebih memenuhi langsung sebagian kebutuhan asupan makanan hiu Megalodon. Hal ini juga yang digadang-gadang sebagai penyebab punahnya hiu Megalodon yakni berkurangnya atau tidak adanya lagi persediaan makanan yang dapat memenuhi kebutuhan Megalodon sehingga menyebabkan kepunahan.

3. Gigi hiu Megalodon berjumlah ratusan
Untuk menunjang porsi makannya yang sangat besar demi memperoleh energi yang cukup, sederetan gigi Megalodon dirancang sedemikian rupa untuk menjadi kunci dalam memenuhi energi tersebut. Tidak tanggung-tanggung 276 gigi hiu Megalodon siap mengoyak dan melumat setiap hewan yang menjadi santapannya. Tidak heran kan jika hanya dalam satu kali gigitan saja, hiu Megalodon dapat memotong paus menjadi 2 bagian.

4. Gigitan hiu Megalodon terkuat sepanjang masanya
Megalodon mempunyai gigitan yang dikabarkan lebih kuat daripada hewan apapun yang ada di muka bumi ini. Diperkirakan kekuatannya yaitu 24.000 sampai 40.000 pound (10.900-18.100 kilogram) luar biasa bukan kekuatan gigitannya. Untung saja hiu ini sudah punah, jika tidak bisa dibayangkan setiap makhluk hidup akan ditelannya bulat bulat.

5. Spekulasi beberapa orang yang melihat hiu Megalodon
Walaupun telah dinyatakan punah oleh para ahli, banyak juga orang yang mengklaim telat melihat penampakan hiu Megalodon di laut lepas. Mereka menyatakan telat melihat hiu tersebut walaupun samar-samar. Tetapi jika difikirkan lagi secara logika, tidak mungkin hiu sebesar itu masih hidup saat ini, karena jika ia, maka seluruh paus dan hiu besar yang ada dilautan tidak akan lama lagi akan habis.


Monday, 8 October 2018

Apakah Sebuah Danau Bisa Berubah Menjadi Ladang Tandus? Fenomena di Danau Aral Ini Bisa Menjadi Jawabannya



Apakah kalian pernah melihat atau mengetahui fenomena surutnya sebuah danau hingga kering kerontang? Apa yang terjadi di Danau Aral Ini bisa menjadi contoh dari feomena tidak biasa tersebut.
Moynaq adalah sebuah kota di Karakalpakstan utara, Uzbekistan barat. Lima ratus tahun yang lalu, kota ini berada di wilayah pesisir danau Aral, komunitas nelayan dan pelabuhan paling besar di Karakalpakstan.

Di musim gugur, Moynaq dan kota-kota lainnya di Aral pada masa kejayaanya biasanya mengangkut 160 ton berbagai jenis ikan setiap harinya dari perairan danau Aral. Hari ini, Moynaq terpisah dari air danau lebih dari 150 kilometer.


Semakin hari danau Aral semakin menyusut. Kapal yang dulu mengapung di perairan sekarang diam berkarat di tempat yang saat ini dikenal sebagai kuburan kapal
Tapi bagaimana hal ini bisa terjadi?
Pada tahun 1940an, para perencana Soviet yang ambisius memulai program besar-besaran yang dirancang untuk membuat gurun yang tandus menjadi tanah yang subur.

Dibuat keputuskan bahwa 2 sungai yang mengalir ke perairan danau Aral, yakni Amu Darya dibagian selatan dan Syr Darya dibagian timur laut, dialihkan untuk mengairi gurun, dalam usaha untuk menyuburkan tanah dan menanam melon, padi, kapas dan sereal.
Pada 1960, 20 hingga 60 km kubik air mengalir setiap tahun ke darat dan bukan ke danau. Dengan keadaan sebagian pasokan air yang hilang, Danau Aral perlahan menyusut.

Dari 1961 hingga 1970, permukaan danau Aral turun rata-rata 20 cm per tahun; pada tahun 1970-an, tingkat penurunan rata-rata hampir tiga kali lipat menjadi 50–60 cm per tahun, dan pada tahun 1980-an terus menurun. Sekarang penurunan rata-rata 80–90 sentimeter setiap tahun. Pada tahun 2007, danau Aral telah menurun hingga 10% dari ukuran aslinya.
Industri perikanan wilayah danau Aral, yang pada jaman dahulu sempat mempekerjakan 40 ribu pekerja dan tercatat sebagai penghasil 1/6 dari total keseluruhan tangkapan ikan Uni Soviet, kini hancur, dan bekas kota-kota nelayan yang ada di sepanjang pesisir danau ini kini menjadi pemakaman kapal.

Perahu nelayan kini tersebar di tanah kering yang dulunya tertutup air, banyak yang sudah ada disana selama 20 tahun.
Badai debu yang ditimbulkan angin kencang memunculkan sejumlah penyakit akut dan kronis pada warga yang memilih untuk tetap tinggal, kebanyakan dari mereka yang masih tinggal di daerah tersebut adalah suku Karakalpaks.
Ada upaya berkelanjutan di Kazakhstan untuk menyelamatkan dan mengisi Danau Utara Aral. Pada tahun 2005, Bendungan Kokaral dibangun untuk mengendalikan aliran air yang datang dari Syr Darya. Berkat bendungan itu, tingkat air naik hingga 24 meter pada 2008. Namun, masa depan sisa-sisa Danau Aral Selatan tetap suram.